Sejarah Permainan Domino99 Terlengkap

Sejarah Permainan Domino99 Terlengkap

Sejarah Permainan Domino99 Terlengkap

Domino adalah semacam permainan kartu generik. Di indonesia biasanya berbentuk kartu kecil berukuran 3×5 cm, berwarna dasar kuning terdapat endol-endol yang berfungsi atau pengganti angka. Domino dimainkan menggunakan ubin persegi panjang kecil yang digunakan sebagai kartu Domino, yang merupakan titik terbagi menjadi dua bagian atas dan bawah dibatasi oleh garis di tengah kartu. Poin ini dimaksudkan untuk membedekan nilai dari kartu di satu sisi, sedangkan sisi belakang biasanya dibiarkan kosong.

Domino terkadang menjadi teman untuk sekedar mengisi waktu luang atau sekedar berkumpul dengan teman dengan memainkannya suasana akan terlihat lebih akrab, Media dalam bermain domino ini biasanya berupa kartu kecil balok dan bergambar bulat-bulat merah dalam berbagai jumlah dari kartu terkecil dengan nilai kosong hingga kartu tertinggi dengan nilai 6/6. Domino lebih sering dimainkan oleh para pemain dari kalangan masyarakat kelas bawah dan sangat jarang kita temukan para elite yang memainkan permainan kartu jenis ini. Padahal, menurut catatan sejarah, saat pertama dibuat, domino merupakan salah satu persembahan dari seorang pelayan istana untuk sang kaisar. Pada saat itu hanya kalangan bangsawanlah yang bisa memainkannya.

Sejarah Permainan Domino99


Domino pada sejarah dikonfirmasi oleh para tetua berasal dari Tiongkok yang dimulai saat mengadakan festival di Wulin sebelumnya yang dikenal sebagai kota Dari HangZhou Pada hari-hari sebelum domino Poker88 yang digunakan sebagai media perjudian serta dadu sering dijual oleh penjaja keliling barang-barang unik di rezim Raja XiaoZong dari Dinasti Song (1162-1494).

Domino pada awalnya adalah permainan yang paling digemari oleh para bangsawan, Kini permainan ini sudah menjadi salah satu permainan yang sangat populer terlebih di era teknologi internet dan komputerisasi seperti saat ini. Pada dasarnya permainan ini dimainkan secara berkelompok dan sepertinya sudah menjadi tradisi di Indonesia jika domino selalu menjadi teman yang menyenangkan ketika berjaga malam atau diacara-acara tertentu.

Michael Dummet pernah menuliskan salah satu tulisan pendek di bagian Game of Tarot, bersinggungan dengan pengelanan domino di wilayah Eropa terutama Italia, mungkin di Veneia dan Naples, pada abad ke 18. Walaupun kartu domino sudah jelas berasal dari Tiongkok, akibat hal ini sempat terjadi sebuah perdebatan apakah yang pembuatnya berasal dari Eropa ataukah berasal dari Tiongkok ke Eropa pada abad keempat belas atau diciptakan secara Independen.

Sejarah domino yang tertulis memunculkan banyak versi yang berbeda. Namun yang jelas dari semua versi itu sepakat bahwa permainan domino pertama kali lahir dan dikenal di Tiongkok.

Dalam sejarah domino lainnya, domino juga dikatakan seperti kartu remi. Kartu ini terdiri dari 28 kartu kecil yang berbentuk persegi panjang bergambar bulatan-bulatan berwarna merah dengan variasi jumlah. Domino bisa dimainkan untuk hiburan semata ataupun untuk permainan judi baik konvensional maupun secara online. Domino banyak dimainkan oleh masyarakat terutama sering ditemui di perdesaan, padahal pada jaman dulu domino hanya dimainkan oleh kaum bangsawan. Dikatakan dari sejarah lainnya, permainan domino ini berasal dari CIna yang diperkirakan muncul pada tahun 1120 M. Permainan ini dibuat oleh abdi kerajaan yang bernama Keung Tai Kung untuk dipersembahkan kepada sang kaisar pada masa itu, yaitu kaisar Hui Tsung.

Kemudian kaisar Kao Tsung yang merupakan penerus dari kaisar Hui Tsung menyebarkan permainan domino ke beberapa belahan dunia pada tahun 1127 M sampai 1163 M. Para pedagang dan saudagar Cina pun ikut menyebarkan permainan ini di Eropa. Sehingga domino telah banyak dimainkan di benua ini sekitar awal abad ke 18 di wilayah Naples dan Venice. Berdasarkan namanya, kata domino berasal dari bahasa latin yaitu Dominus yang artinya tuanrumah. Jadi kartu domino ini memang berkembang pesat di Eropa dan disebarkan secara luas dari benua ini. Hal ini terbukti bahwa nama domino berasal dari bahasa latin, dan bukan dari bahasa China. Kemungkinan domino yang aslinya berasal dari China telah mengalami evolusi di Eropa seperti yang terjadi pada kartu remi.

Aturan dalam permainan domino ini pun cukup sederhana. Permainan yang sangat terkenal di masyarakat yaitu permainan jenis bloking. Aturan permainan ini yaitu para pemain dibagikan 7 kartu. Kemudian ada satu keping yang dibuka sebagai awalan permainan dan pemain melanjutkan baris dominonya. Bagi yang kartunya telah habis paling awal dialah yang akan menjadi pemenangnya. Selain permainan bloking ada juga permainan skoring yang berarti menghitung nilai kartu. Dalam permainan jenis ini dikenal permainan domino qiu qiu (99) menggunakan 4 kartu dan dommino adu qiu (9) dua kartu.

Sejarah Kata Domino


Sejarah kata Domino sebenarnya dari kata Dominus, berasal dari bahasa Latin yang artinya Tuan Rumah. Para penyeru Domino, jadi pendeta tepatnya di Skotlandia dan juga Inggris (artinya sekolah. Ablative atau datif menjadi Perancis lalu kemudian menjadi Inggris. Kata domino pertama ini dirujukkan ke jenis monastic tudung kemudian ke menyamar berkerudung kostum dengan topeng yang kecil lalu topeng tersebut sendiri. Akhirnya ke salah satu potongan satu set domino.

Permainan Domino ini pindah ke Perancis dari Italia di awal abad ke 18 dan akhirnya menjadi mode atau trend. Di akhir abad ke 18 Perancis jug akhirnya memproduksi domino teka-teki. Teka-teki tersebut ada dua jenisnya. Yang pertama adalah kalian diberikan suatu pola, dan kalian diminta untuk memasang ubin yang ada di atasnya sedemikian rupa sampai cocok. Dan di jenis kedua, Kalian diberikan sebuah pola dan juga diminta untuk memasang ubin yang mana didasarkan pada sifat aritjmatika pips. Dan biasnaya total garis ubin dan ubin setengah-setengah.

Itulah sedikit sejarah tentang permainan Domino yang sekarang ini sangat mendunia bahkan sudah ada atau malahan banyak sekali versi onlinenya. Sekarang sudah banyak judi poker domino yang bisa dimainkan oleh siapa saja dan kapan saja bahkan di mana saja termasuk di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *